Mengatasi Tidak Bekerjanya Touchpad Pada Ubuntu 9.04 (Jaunty)

Setelah semalaman mencari solusi dari Googling untuk mengatasi tidak bekerjanya Touchpad pada Ubuntu Jaunty, akhirnya saya berhasil menemukan sebuah solusi yang cukup sederhana dan solusi tersebut berhasil bekerja dengan baik di Notebook X-Ware X-1024 dari sekian banyak solusi yang ditawarkan pada Ubuntu forum. Baiklah untuk mengatasi masalah yang satu ini, ikuti beberapa langkah berikut :

Langkah pertama buka Applications > Accessories > Terminal, kemudian jalankan perintah berikut:

sudo modprobe-r psmouse
sudo modprobe psmouse Proto = IMPS




Setelah itu, Anda akan melihat touchpad sudah bekerja.

Selanjutnya masih menggunakan Terminal, buatlah sebuah file option.

sudo gedit /etc/modprobe.d/options




Kemudian tambahkan baris berikut ke dalam file tersebut.

options psmouse proto=imps




Baris ini nantinya yang akan membuat settingan Touchpad menjadi permanent ketika komputer di restart.


Selamat mencoba, semoga dapat membantu :)


Source :
http://alucinogenado.wordpress.com/2009/04/05/elantech-etps2-touchpad-and-xorg-160/


Epidermis Theme Manager : Ganti Appearance Dekstop Ubuntu Dengan Satu Kali Klik

Epidermis merupakan sebuah program theme manager yang menggabungkan semua unsur kostumasi dekstop seperti wallpaper, GTK, Metacity, icon, splash, usplash, kursor, GDM grub dan tema dalam satu program GUI untuk desktop GNOME pada Ubuntu.

Epidermis juga mengelola paket yang disebut Pigmen dan mendownloadnya dari repositori. Setiap kustumasi didownload dalam 'Pigmen' yang tersedia dari repositori Epidermis. Pigmen inilah yang nantinya mengkostumasi dekstop Ubuntu. Saat ini pigmen yang tersedia secara default pada epidermis antara lain: pigmen wallpaper, icon set, tema GTK, Metacity theme, gnome splash, usplash, mouse cursors, grub tema, dan tema GDM.

Dengan menggunakan Epidermis Anda dapat merubah tampilan desktop GNOME Ubuntu pada semua pilihan kostumasi seperti mengganti wallpaper, icon set, tema GTK, Metacity theme, gnome splash, usplash, mouse cursors, grub tema, dan tema GDM kesemua itu hanya dilakukan dengan satu klik. Akantetapi untuk menggunakan Epidermis tentunya kita harus terhubung ke koneksi internet.

Untuk mendapatkan paket instalasi Epidermis silahkan download dari link berikut https://launchpad.net/epidermis/+download
Setelah didownload kemudian klik install paket deb epidermis tersebut. Untuk menjalankan aplikasi Epidermis, pilih Applications > System Tool > Epidermis. Selamat mengkostumasi desktop Ubuntu Anda menjadi lebih menarik.


Berikut beberapa Screenshotsnya :







Hasilnya seperti berikut :









Source : https://launchpad.net/epidermis




Dukungan USB 3.0: Pertama Hadir Pada Kernel Linux



The xHCI (USB 3.0) host controller driver dan dukungan awal perangkat USB 3.0 saat ini telah tersedia untuk umum di git.kernel.org. Dukungan ini nantinya akan hadir pada kernel 2.6.31, sehingga pengguna Linux dapat menikmati dukungan terhadap USB 3.0 pada September 2009 mendatang.

Sarah Sharp yang juga merupakan pengembang Linux di Intel Open Technogy, baru baru ini telah mengumumkan pada Blognya bahwa dukungan USB 3.0 akan ditanamkan ke dalam kernel Linux. Ini artinya Linux akan menjadi sistem operasi yang pertama di dunia yang mendukung USB 3.0. Sarah Sharp juga bekerja dengan Keve Gabbert untuk memastikan bahwa distribusi Linux seperti Ubuntu dan Red Hat akan menjadi distro pertama yang akan ditanamkan driver xHCI bagi USB 3.0. Selanjutnya driver tersebut nantinya akan ditanamkan ke dalam kernel 2.6.31. Bagi pengguna Linux yang tidak ingin direpotkan dengan mengkompilasi kernel linux sendiri, maka silahkan tunggu hingga bulan september nanti untuk dapat menikmati dukungan tersebut.

Teknologi USB 3.0 juga dikenal sebagai SuperSpeed USB. Fitur baru dari USB 3.0 yaitu peningkatan kinerja 10 kali lebih cepat dari USB 2.0, kecepatan transfer sampai dengan 4,8 gigabyte per detik dan secara potensial mampu menjadi pesaing berat FireWire3200.


Source : http://sarah.thesharps.us


Aceh Bebas Software Bajakan Tahun 2011



Banda Aceh – Pemerintah sudah mentargetkan seluruh instansi pemerintah harus menggunakan software legal paling lambat 31 Desember 2011 termasuk untuk Aceh. Untuk menghemat biaya pembelian software legal maka diminta memanfaatkan Free Open Source Software (FOSS) yang gratis dan mudah dimodifikasi. Penerapan FOSS merupakan program pemerintah yang disebut Indonesia Go Open Source (IGOS).

Dirjen APTEL Depkominfo, Prof.Ir.Cahyana, mengatakan hal tersebut dalam acara teleconference Sosialisasi Pemanfaatan Perangkat Lunak Open Source dan Penerapan Undang-undang Hak Kekayaan Intelektual, Senin (8/6) di Aula Serba Guna Kantor Gubernur Aceh Banda Aceh. Telekonference berlangsung antara Banda Aceh-Jakarta dan di Jakarta di hadiri oleh Dirjen APTEL Depkominfo, Sekjend Dephub, Sekjend Mendagri dan staf ahli Menristek.

Dalam acara yang dihadiri oleh kepala SKPA, kepala daerah, komunitas Linux, tersebut Cahyana menyampaikan beberapa keuntungan penggunaan FOSS bagi pemerintah Aceh. “Mudah melakukan modifikasi, harga murah bahkan gratis, tahan terhadap serangan virus,”ujarnya. Ia sendiri telah menggunakan software open source sejak 4 tahun yang lalu dan mengaku belum pernah diserang virus sekalipun.

Cahyana menyebutkan ada sekitar 1 juta komputer PC yang digunakan pemerintah. Jika harga software non FOSS untuk satu PC sekitar 400 USD maka dihabiskan uang sebanyak 400 juta USD. “Banyak uang yang bisa kita hemat dengan FOSS dan ini juga merupakan suatu perlindungan atas Hak Kekayaan Intelektual,”tuturnya

Seluruh instansi pemerintah diminta untuk mengechek jangan sampai ada software bajakan digunakan pada komputer milik pemerintah. Jika masih ada perangkat illegal, diminta ganti dengan FOSS. “Kita mentargetkan pada 31 Desember 2011 seluruh instansi harus menggunakan software legal, bukan bajakan, sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara,”kata Cahyana.

Kadishubkomintel Aceh, Yuwaldi Away, menjadi moderator dalam acara diskusi ini. Peserta diskusi juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada pejabat tinggi dari Jakarta. [003]


Source :
http://www.theglobejournal.com/detilberita.php?id=2749




Explorasi Ubuntu Jauh Lebih Dalam Dengan Ebook "Ubuntu Hacks"


Sekilas setelah membaca ebook ini ternyata isinya cukup bagus dibaca bagi Anda pengguna Linux khususnya Ubuntu. Dalam ebook tersebut dijelaskan bagaimana mengeksplorasi, menggunakan serta mentuning Ubuntu dari yang paling dasar hingga sampai ketahapan penggunaan lebih lanjut. Jika Anda ingin mengeksplorasi Ubuntu pada komputer Anda, ebook ini sangat cocok jadi pegangan.

Sedikit review tentang Ebook Ubuntu Hacks, ebook ini terdiri dari beberapa bab antara lain sebagai berikut :


  • Bab 1. Menjelaskan Bagaimana memulai menggunakan Ubuntu
  • Bab 2. Menjelaskan tentang Desktop Ubuntu secara menyeluruh mulai dari tweaking desktop, kostumasi, juga cara sinkronisasi perangkat PDA dan lainnya
  • Bab 3. Menjelaskan tentang seputar penggunanan aplikasi Multimedia di Ubuntu
  • Bab 4. Menjelaskan Penggunaan Ubuntu Mobile dan beberapa konfigurasinya
  • Bab 5. Menjelas tentang sistem X Window yang merupakan user interface pada Ubuntu.
  • Bab 6. Menjelaskan bagaimana memanajemen paket instalasi pada Ubuntu
  • Bab 7. Menjelaskan sedikit tentang Security pada Ubuntu
  • Bab 8. Menjelaskan seputar Administrasi sistem di Ubuntu
  • Bab 9. Menjelaskan seputar penggunanan software emulator dan virtualisasi pada Ubuntu
  • Bab 10. Menjelaskan seputar instalasi dan configurasi Ubuntu server



LINUXERIAN (Jenis Pemuja Linux)





Lahirnya diharapkan, karena Kami rindukan kebebasan

Bergaya aliran sufi, berwajah seperti pahlawan masa depan.

Aromanya mengikat ku kedalam sebuah kenyataan

Tingkahnya melirik-lirik.

Kami telah menjadi bagian dalam cerita hidupnya

Yang menebas Kemunafikan, dan kebodohan akan ilmu pengetahuan,


Rindu kami , ajaknya bersama..

wujudkan mimpi..


Rindu kami , membantunya berdiri..

Menahan hempasan badai-badai musuhnya.


Hari berlalu , bukti kami pada dunia..


Kami tak segan memeluknya..


Kami tak segan memakai jubah hitam dan putihnya..


Saat ini , dan akan datang,

Kami terus berdiri pada sebuah lingkaran..

Lingkaran komunitas sang pemuja kebebasan..

Kami adalah Linuxerian ,Sang Pemuja Linux.